Super Test Speaker Stereo – Epos K1

Super Test Speaker Stereo – Epos K1

Akusaraprosound – Speaker rak buku Epos K1 pilihan ideal kalau anggaran Anda ketat, memiliki ruang dengar kecil, dan menginginkan performa cukup bagus. Banyak yang bisa disukai dari Epos K1. Suaranya mantap dan hidup. Definisi detailnya bagus, dengan cukup energi dan dinamika untuk mengajak Anda menjentikkan jari dan mengetukkan kaki seirama dengan musik. Suaranya halus dan berbobot yang terdengar menyenangkan. Masalah kompleks Kami menyukai keseimbangan tonal merata dari speaker ini. Tidak ada suara yang keras dan melengking pada terompet dalam Blues In The Night-nya Quincy Jones.

Irama bass pada Seven Nation Army dari The White Stripes juga tak berubah menjadi berdentum. K1 menunjukkan performa yang pantas dengan kapabilitas dan rentang harganya. Dan meski tidak setransparan, sepresisi, atau sekuat lawan di kelasnya, speaker ini mengantarkan suara yang nyaman di telinga dan tidak menyakitkan. Kelemahannya, speaker ini kadang merasa dibingungkan oleh aransemen yang rumit. Tak punya cukup otoritas dan kelembutan untuk menangani secara maksimal pergolakan dramatis dan dinamis dalam soundtrack The Dark Knight dari Hans Zimmern, dan kami juga mengharapkan nuansa serta kejernihan lebih tinggi dari vokalnya. Tapi, perlu diingat bahwa harga K1 dibandingkan B&W 685 S2.

Speaker Cabasse MT32 Antigua menawarkan soundstage lebih besar dan lebih luas, tapi K1 memiliki soundfield lebih fokus yang paling cocok untuk ruangan kecil. Epos K1 mendefinisikan kesederhanaan. Warna putih pada speaker contoh kami tampil minimalis, tanpa ada logo ataupun merek pada fascia-nya yang bersih dan mulus. Kedua driver-nya ( tweeter 25 mm dan midbass driver 15 cm) juga sama polosnya dalam warna hitam. Desain minimalis Sebagian orang akan mendapati desainnya sedikit terlalu sederhana. Dibandingkan dengan desain unik dari speaker Triangle Esprit Titus EZ dan B&W 685 S2, Epos K1 tampak agak kurang menarik. Tapi speaker ini dirancang apik. Tepitepinya halus, kualitas konstruksinya kokoh, dan ada pula opsi untuk biwire.

Transformasi aktif K1 punya trik tersembunyi. Pengguna bisa mengubahnya menjadi sepasang active speaker. Baffle belakangnya yang bisa dilepas (dikencangkan dengan baut) memudahkan untuk mengganti passive crossover dengan alternatif active (upgrade Epos akan dirilis mnyusul tahun ini). Kalau mau menambahkan anggaran hampir Rp2 juta, Anda memang akan mendapatkan B&W 695 S2 yang mengagumkan. Perbedaan harganya mungkin tak terlalu jauh, tapi bagi sebagian, anggarannya terbatas pada Rp7 jutaan. Dan Epos K1 membuktikan dirinya menjanjikan. Suaranya mungkin bukan yang paling bersemangat, tapi jangan abaikan speaker ini.